IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  Login  

Share | 
 

 A Victory Lost - review

Go down 
PengirimMessage
RobinHood_01
Geek Adept
Geek Adept
avatar

Jumlah posting : 277
Lokasi : Jakarta
Registration date : 09.01.08

PostSubyek: A Victory Lost - review   Mon Feb 18, 2008 1:04 am

Akhirnya hari ini gue coba main juga a "real" wargame !


A Victory Lost,...setelah 2 minggu nongkrong aja di tumpukan games di rumah, hari ini ke SatU dan main game ini sama Dani; Dani sebagai Axis (of course lah!) dan gue sebagai Uni Soviet.

Overview
A Victory Lost (AVL) itu 2 player game yang mensimulasikan WW2 eastern front, Axis vs Soviet di daerah southwestern nya Uni Soviet sekitar Dec 1942 (Stalingrad encirclement) sampai March 1943 (von Manstein's "Backhand Blow")
Tujuannya Soviet player di game ini adalah utk men-trap dan menghancurkan tentara Axis sampai mundur total dari daerah Uni Soviet (sekaligus merebut kembali 5 main cities dari control Axis). Nah Axis player harus bisa bertahan dan melakukan counter-attack. Tujuan2 each player ini di-translate dlm Victory Point system.

Components
Ok,...sekarang components nya...tadinya gue males banget kalo liat game2 kayak gini : cuma pake counters doang ! no figure at all, no cards, no anything. Di dalem box nya cuma ada 1 mapsheet (yes, SHEET, not a board, gue sampe musti beli clear acrylic sheet to be put on top of the mapsheet supaya enak mainnya), dadu, rulebook, dan almost 300 counters.
However, setelah di setup, Field Marshal Dani langsung berasa kayak jendral di medan perang, hahaha...
- a big map (sekitar 60 x 90 cm), effectively showing everything you need to know to fight the war: the terrain, railroad, road, cities, supply source, etc. No fancy artwork, but no rubbish picture as well.
- army counters, again, effectively showing everything you need to know: type of unit, fire power, movement point, nation, bahkan nama divisi/corp nya!

Gameplay
Di AVL ini, unit mana yang bisa di-activate utk move/combat tergantung dari Headquarter (HQ) nya. HQ itu bukan army unit, jadi gak punya fire power, tapi cuma semacam commander nya yg bisa move around/attach ke army unit. Setiap HQ punya range of command (dlm hex) yang berbeda2. Nah army units yg mana yg bisa di activate itu adalah semua army units yang ada di dalam range of command si HQ tersebut.
Soviet punya beberapa HQs, Axis juga punya beberapa HQs, di tiap awal turn, Soviet player pilih 4 HQ counters yang mau dipakai di turn tsb, dan Axis juga pilih bbrp HQ counters yg mau dipakai di turn tsb (utk Axis bisa beda2 jatah HQ commands nya di tiap turn, ada ketentuannya). Semua HQ counters itu dimasukin ke dlm cup dan nanti akan diambil secara random utk menentukan HQ mana yang jalan duluan.

Play sequence tiap turn nya adalah :
1. Command segment : spt tadi udh disebut, ambil secara random HQ mana yang jalan, lalu activate semua army units yg ada di command range HQ tsb.
2. Movement segment : army units yg di activate tadi, bisa di move sejauh movement point masing-masing. Terrain bisa mempengaruhi movement juga.
3. Combat segment : army units yg di activate tadi bisa attack enemy units. Terrain juga bisa mempengaruhi fire power.
4. kalau masih ada HQ counters di cup yg belum diambil, balik lagi ke (1)
5. Supply phase : evaluasi supply state; apakah ada unit yang "out-of-supply" (jalur supply dari source ke unit tsb ter-blok oleh musuh), atau ada yang "isolated" (2 turn berturut-turut dlm keadaan "out of supply"). Kedua keadaan ini mempengaruhi fire power.
6. Reinforcement segment : pasukan bala bantuan datang, berapa banyak dan unit apa aja yang datang tiap turn sudah ditentukan di scenario. Reinforcement ini datangnya melalui railroad, kecuali Soviet 28th Army division yang datang dari selatannya Stalingrad menuju Rostov di turn 1, dan German 1st Panzer division yg nongol di selatannya Rostov di turn 4. hmm...historical thing nya berasa deh...

7. Check Victory Point and Victory condition

Combat System
Combat system nya AVL memang pakai dadu, tapi gue bisa bilang bahwa luck factor nya itu minimum sekali. Kenapa? karena sebetulnya sudah ada tabel yg namanya "Combat Result Table", list dari kemungkinan2 hasil combat dengan Combat Ratio tertentu. Combat Ratio adalah perbandingan Fire Power Attack / Fire Power Defense.
Misalnya : 2 unit dgn masing2 attack fire power 2 menyerang 1 unit dgn defense fire power 2, jadi Combat Ratio nya = (2+2)/2 = 2 / 1. Nah, di tabel ada kemungkinan2 result nya, misalnya kalo dadu keluarnya "1" berarti si attacker yg 'kalah' dan harus mundur 1 hex, dadu keluar "2" itu no effect, dadu keluar "6" itu defender yg 'kalah' dan harus mundur 1 hex.
Bandingkan sekarang kalau yg attack itu ada 6 unit tank dgn msg2 attack fire power 4... Combat Ratio = (4+4+4+4+4+4) / 2 = 12 / 1, di table nya itu dadu keluar 1-6 itu tuh pasti si defender kena hit, cuma masalah seberapa parah dia kena hit nya.
Jadi...menurut gue dadu itu bisa dibilang nggak menentukan menang-kalah nya combat, yang penting adalah menyerang dengan seberapa kuat fire power nya, dan defense dgn seberapa kuat fire power nya, selebihnya logis aja. Kalau kira2 imbang Combat Ratio nya ya berarti chance utk si attacker menang ya 50:50, semakin besar Combat Ratio nya ya berarti si defender semakin nggak ada chance utk menang, that's logic.
Dadu nggak akan bisa bikin 'miracle' dari outnumbered/outfirepower menjadi menang, hahaha, paling banter kalau dadu nya beruntung hanya menghambat/mempercepat laju musuh aja.
Eliminating an enemy di sini juga nggak gampang, benar2 harus punya Combat Ratio yg cukup besar baru bisa bikin "hit" ke musuh sampai ter-eliminate.


The good & the bad
Jeleknya dulu deh ya....
1. The mapsheet, gak mounted on board. Peta nya cuma di kertas tebel yg dilipet2. Kalau mau enak ya spt yg gue bilang tadi, pakai clear acrylic sheet ditaruh di atas nya peta.
2. Buat yg demen sama figures yg detail and keren2...main pake counter2 mungkin nggak menarik samasekali, meskipun ada bagusnya sih pake counter gini (di bawah nanti)
3. Play time...main AVL termasuk lama euy, officially sih dibilang 3-4 jam. Tadi gue main sama Dani sih 3 jam kurang (include kepotong makan 30-45 menit kali ya) itu belum selesai, baru sampe turn 5 (out of 9 turns).
4. 2 players only, gak tau sih sebetulnya ini termasuk "the bad" or not, tp ya jelas ini limitationnya.
5. Gak dapet Victory Point counter, jadi elo musti catet sendiri, atau download dr BGG ada yg buat sih tinggal print.
6. mindah2in counternya rada ribet hahaha, krn ukurannya agak kecil (0.5inch), terutama kalau udh crowded disekelilingnya ada counter2 banyak jg. Kyknya mau coba pake pinset nih mungkin lbh gampang.

and The good....
1. Counters nya efektif, jelas nunjukin fire power, movement point, dll, jadi gak perlu liat contekan. Apalagi ada macem2 jenis unit yg beda2 fire power n movement point nya
2. Simulationnya detail dan mencerminkan reality, strategi dan taktik benar2 diuji nih di sini, gak asal combat.
-Terrain effect bisa mempengaruhi combat dan movement.
-Di sini movement di jalanan itu berasa banget efeknya, makanya memblok jalanan juga salah satu strategi menghambat movement musuh.
-Railroad juga...menguasai railroad berarti mengamankan/memblok reinforcement route.
-Supply...ini yg penting juga. dlm keadaan out of supply fire power jadi half. So...move fast is good, but watch your back juga, jgn sampai supply line terputus
-Combat, wah ini yg ternyata berat juga...gak bisa sembarang combat terus rely on dadu. Decision kapan utk attack dan dengan berapa units/berapa fire power itu yg paling mempengaruhi hasil combat. So...should I attack now? should I wait for reinforcement? should I try to encircle them and cut off the supply route first? hehehe....hard decision!

3. Historical feel. sepertinya AVL merhatiin banget detail2 akurasi historis nya. Nama2 division/corps nya lengkap, tiap turn juga ada keterangan itu kira2 di tanggal berapa, sehingga misalnya, baru di turn 5 Stalingrad bisa dimasuki (karena baru saat itulah Stalingrad di liberated). Di turn 3 Manstein command masuk sbg reinforcement (Manstein command bisa men-take over any Axis HQ command), di turn 4 itu German 1st panzer division muncul di Rostov, Panzer nya Jerman lebih kuat dan movement point nya gede banget dibanding Tank nya Soviet, dll...

Conclusion
AVL is cool... buat yang suka wargames, kyknya ini salah satu yg cocok untuk "naik kelas" dari model2nya Risk, Axis&Allies, dll, ke wargame yg lebih detail & advanced. Apalagi kalau suka historical battle. Memang sih, spt nya yg bisa really enjoy AVL itu yang suka historical wargames dan nggak keberatan dengan ngeliat counter2 doang (tp bener kata Dani loh, ngeliat peta kayak gini and counter2 doang itu serasa jadi jendral di briefing room! hahaha).
Buat yang suka game mikir & strategi...AVL will satisfy you, bakalan perlu mikir di setiap move, di setiap enemy move,...your strategy and tactic will decide the result, bukan si dadu...


(hehe, ini bukan foto yg tadi main, ngambil dr BGG, just to give an idea gimana this game looks like aja. Foto yg tadi musti minta dulu sm Dani, dia yg took picture)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
kohee
Geek Veteran
Geek Veteran
avatar

Jumlah posting : 1208
Age : 35
Lokasi : jakarta
Kerjaan : Technical Consultant
Serius Gaming : January 2007
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Re: A Victory Lost - review   Mon Feb 18, 2008 1:12 am

kebetulan baru baca buku tentang operation zitadelle (citadel, kursk-1943), mansteinn sih asli jenius banget tuh org....sayang banyak keputusan2 nya di overide sama hitler...

_________________
PINDAH KE FORUM YG BARU
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.cubixindo.com
RobinHood_01
Geek Adept
Geek Adept
avatar

Jumlah posting : 277
Lokasi : Jakarta
Registration date : 09.01.08

PostSubyek: Re: A Victory Lost - review   Mon Feb 18, 2008 2:03 pm

kemarin sih pas main, Dani dengan Manstein commandnya, Axis berhasil nge-blok dgn sukses march nya Soviet ke Stalino city, sekaligus duluan sampe sana :p
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Imago
Geek Converted
Geek Converted
avatar

Jumlah posting : 173
Age : 39
Lokasi : Melbourne
Registration date : 13.05.08

PostSubyek: Re: A Victory Lost - review   Tue May 13, 2008 12:03 pm

Gua sebelnya ama AVL ukuran hexnya terlalu kecil dibanding ukuran counternya, jadi perlu pinset kalo mau lihat stack di frontline yang udah rapat. Smile
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: A Victory Lost - review   

Kembali Ke Atas Go down
 
A Victory Lost - review
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Indo Board Games :: Info & Diskusi Boardgame :: Bedah Game (Review)-
Navigasi: